Kalender Bali Digital - Sabtu, 31 Oktober 2026
Kalender Bali Digital (Sabtu, 31 Oktober 2026) lengkap dengan informasi hari libur nasional, rerahinan, ala ayuning dewasa, dauh ayu. purnama, tilem dan kajeng kliwon.Rincian Wewaran
Watugunung
Buku
Paksi
Pangelong 6
| Wewaran | Nama | Urip |
|---|---|---|
| Triwara | Kajeng | 7 |
| Caturwara | Menala | 8 |
| Pancawara | Umanis | 5 |
| Sadwara | Maulu | 3 |
| Saptawara | Saniscara | 9 |
| Astawara | Uma | 4 |
| Sangawara | Dadi | 8 |
| Dasawara | Sri | 6 |
Ala Ayuning Dewasa
Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.
Dadig Krana
Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), bersenggama (hubungan intim)
Gagak Anungsang Pati
Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa
Jiwa Menganti
Baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha.
Kajeng Uwudan
Tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman.
Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.
Kala Gotongan
Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.
Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya
Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Ratu Megambahan
Tidak baik untuk membuat peraturan-peraturan, membuat rencana, mengangkat petugas/pejabat.
Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll).
Srigati
Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung
Srigati Turun
Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi, mengaturkan yadnya di lumbung, menanam kelapa, mulai membuat barang dagangan.
Lintang
Begong
"Cenderung pendiam, pemikir (banyak pertimbangan), dan kadang lambat dalam mengambil tindakan."
Total Urip
Event / Rerahinan Hari Ini
Hari Saraswati
Hari Raya Saraswati adalah hari suci umat Hindu yang dirayakan setiap 210 hari (Sabtu Umanis wuku Watugunung) sebagai momentum turunnya ilmu pengetahuan suci (widya) dari Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui Dewi Saraswati.
Perayaan ini dimaknai sebagai penghormatan, wujud syukur, dan penyucian diri agar manusia terbebas dari kebodohan (avidya) serta memperoleh kebijaksanaan untuk kedamaian hidup.
Dauh Ayu
Rentang waktu (WITA) yang dinilai baik untuk melaksanakan kegiatan penting pada hari ini: