Kalender Bali Digital - Sabtu, 01 Agustus 2026
Kalender Bali Digital (Sabtu, 01 Agustus 2026) lengkap dengan informasi hari libur nasional, rerahinan, ala ayuning dewasa, dauh ayu. purnama, tilem dan kajeng kliwon.Rincian Wewaran
Krulut
Taru
Wong
Pangelong 3
| Wewaran | Nama | Urip |
|---|---|---|
| Triwara | Beteng | 4 |
| Caturwara | Sri | 6 |
| Pancawara | Kliwon | 8 |
| Sadwara | Was | 9 |
| Saptawara | Saniscara | 9 |
| Astawara | Ludra | 3 |
| Sangawara | Tulus | 6 |
| Dasawara | Eraja | 8 |
Ala Ayuning Dewasa
Bojog Munggah
Tidak baik untuk menanam padi, jagung.
Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kala Dangastra
Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).
Kala Pati
Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya.
Kala Sarang
Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja
Kala Siyung
Tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas.
Kala Sudukan
Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan.
Purwanin Dina
Tidak baik sebagai dewasa ayu
Sri Murti
Baik untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung.
Lintang
Pagelangan
"Sangat cekatan, pintar mencari peluang bisnis/uang, namun perasaannya sering was-was atau khawatir."
Total Urip
Event / Rerahinan Hari Ini
Tumpek Krulut
Saniscara Kliwon Krulut merupakan rahina Tumpek Krulut. Tumpek Krulut adalah hari untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Dewa Iswara yang merupakan dewa pencipta suara-suara suci dalam keindahan dan seni.
Pemujaan ini merupakan bentuk penghormataan terhadap seni dalam wujud alat musik utamanya gamelan atau gong. Oleh karena itu, Tumpek Krulut juga sering disebut dengan odalan gong.
Selain itu, Tumpek Krulut juga sering dikaitkan sebagai hari kasih sayang atau Valentine-nya umat Hindu Bali. Belakangan, Gubernur Bali Wayan Koster mempopulerkan Tumpek Krulut sebagai Rahina Tresna Asih alias Hari Kasih Sayang dresta Bali.
Dauh Ayu
Rentang waktu (WITA) yang dinilai baik untuk melaksanakan kegiatan penting pada hari ini: