Kalender Bali Digital - Selasa, 16 Juni 2026

Kalender Bali Digital (Selasa, 16 Juni 2026) lengkap dengan informasi hari libur nasional, rerahinan, ala ayuning dewasa, dauh ayu. purnama, tilem dan kajeng kliwon.

Rincian Wewaran

Wuku

Dungulan

Ingkel

Taru

Jejepan

Mina

Fase Bulan

Penanggal 2

Wewaran Nama Urip
Triwara Pasah 9
Caturwara Jaya 1
Pancawara Wage 4
Sadwara Tungleh 7
Saptawara Anggara 3
Astawara Kala 1
Sangawara Urungan 4
Dasawara Eraja 8

Ala Ayuning Dewasa

Babi Munggah

Tidak baik untuk bercocok tanam.

Geheng Manyinget

Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak ganguan.

Geni Rawana

Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.

Gni Rawana Rangkep

Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Kala Bancaran

Baik untuk membuat senjata, taji, pengiris (pisau besar untuk mengiris atau untuk mengadap nira).

Kala Beser

Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

Kala Dangu

Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Katemu

Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mangadakan pertemuan.

Pepedan

Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Salah Wadi

Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll).

Subacara

Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat.menunjuk petugas, mulai berlatih/belajar.

Uncal Balung

Tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting.

Lintang

Jong Sarat

"Ambisius, suka menolong orang lain yang kesusahan, namun sering menemui rintangan batin."

Total Urip

Total Urip (Saptawara + Pancawara) 7

Event / Rerahinan Hari Ini

Bali

Penampahan Galungan

Hari Penampahan Galungan jatuh pada Anggara Wage wuku Dungulan, tepat sehari sebelum hari raya Galungan. Secara tradisi, umat Hindu di Bali sibuk menyembelih babi atau ayam untuk diolah menjadi sate, lawar, dan sarana upakara lainnya, serta mendirikan Penjor di depan rumah.

Secara filosofis, penyembelihan ini melambangkan upaya manusia membunuh sifat-sifat kebinatangan dalam diri yang digoda oleh Sang Bhuta Amangkurat. Momen ini adalah tahap akhir penyucian batin menyambut kemenangan Dharma atas Adharma.

Nasional

Tahun Baru Islam 1448 H

Libur Nasional

Dauh Ayu

Rentang waktu (WITA) yang dinilai baik untuk melaksanakan kegiatan penting pada hari ini:

07.54 - 08.30 10.00 - 11.30 13.00 - 15.06 19.54 - 22.00 23.00 - 01.00